Abaikan Piala Liga dan Piala FA, Klopp Disindir Guardiola

Sebuah sindiran yang cukup pedas dilayangkan pelatih Manchester City, Pep Guardiola terhadap juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp. Sindiran bernada kritik tersebut berkaitan dengan keputusan manajer asal Jerman untuk mengabaikan dua kompetisi domestik, Piala Liga dan Piala FA.

Jurgen Klopp memang telah memastikan bahwa dia tidak akan ambil bagian di ajang Piala FA, sebagaimana Liverpool akan melakoni laga ulangan melawan Shrewsburry setelah laga pertama berakhir imbang 2-2.

Klopp menyatakan bahwa Liverpool akan menurunkan skuat U-23 untuk tampil pada pertandingan tersebut, dengan maksud mengistirahatkan para pemain utamanya. Bahkan, Klopp juga mengaku tidak akan ikut mendampingi skuat The Reds yang bermain melawan klub divisi dua tersebut.

Sebenarnya, keputusan yang ambil klopp ini adalah sikap protesnya terhadap jadwal kompetisi di Inggris yang begitu padat. Bahkan, sebelumnya mantan pelatih Borussia Dortmund itu juga melakukan hal serupa dalam ajang Piala Liga. Dia tidak ikut serta mendampingi Liverpool dan menurunkan skuat muda, lantaran bermain di ajang Piala Dunia antar klub.

Jelas sikapnya ini tidak dapat diterima semua pihak. Banyak yang kemudian melayangkan kritik terhadap juru taktik asal Jerman. Salah satunya pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Pelatih Spanyol itu menyindir sikap Jurgen Klopp.

Dia juga menegaskan bahwa Manchester City tidak akan melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Liverpool saat ini.

“Anda jangan coba untuk membungkam ajang sederhana ini, jika anda tak mampu melakukan tiga kali berturut-turut dengan laga besar di Premier League dan Liga Champions serta semua orang ada di sana. Saat anda sering juara, mereka berkata bahwa kompetisi ini tidak penting, tapi bagi saya ini tidak terjadi. Tidak peduli, kami akan mencoba untuk memenangkannya,”

“Bisa berkunjung ke Wembley dengan tim yang memiliki sisi historis seperti Villa, kami merasa senang bisa berada di sana,” tuturnya dikutip dari Goal International.

Liverpool sendiri masih berada di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris saat ini. Mereka belum tersentuh kekalahan di 23 pertandingan yang telah berlangsung, dan unggul 16 poin atas rival terdekat, Manchester City.

Didominasi Pemain Liverpool, Ini Tim Terbaik UEFA 2019

UEFA selaku Asosiasi Sepakbola tertinggi di Eropa akhirnya merilis daftar nama pemain yang berhasil masuk dalam jajaran skuat terbaik Eropa untuk edisi tahun 2019. Daftar tersebut pun didominasi oleh nama pemain Liverpool yang musim kemarin berhasil keluar sebagai juara Liga Champions Eropa, Piala Super Eopa dan Piala dunia antarklub.

Adapun, pemilihan tim terbaik Eropa ini ditentukan melalui sistem pemungutan suara. Mereka yang berhak memberikan suaranya adalah para fans yang ada di seluruh dunia. Voting itu dilangsungkan selama satu bulan lebih. Kemudian, pada Rabu (16/01), UEFA mengumumkan 11 nama pemain yang masuk jajaran tim terbaik.

Dalam daftar tersebut, seperti yang kami katakan didominasi pemain Liverpool. Total ada lima pemain Liverpool yang menjadi bagian dari tim terbaik Eropa tahun 2019, termasuk diantarany Sadio Mane dan Virgil Van Dijk. Pemenang Ballon d’Or, Lionel Messi juga masuk dalam daftar ini, juga dengan rival abadinya, Cristiano Ronaldo.

Adapun, Berikut daftar lengkap para pemain yang masuk dalam skuat UEFA Fans’ Team of the Year 2019:

Alisson (Liverpool FC & Brasil)
Trent Alexander-Arnold (Liverpool FC & Inggris)
Virgil van Dijk (Liverpool FC & Belanda)
Matthijs de Ligt (AFC Ajax/Juventus & Belanda)
Andy Robertson (Liverpool FC & Skotlandia)
Kevin De Bruyne (Manchester City FC & Belgia)
Frenkie de Jong (AFC Ajax/FC Barcelona & Belanda)
Lionel Messi (FC Barcelona & Argentina)
Robert Lewandowski (FC Bayern Munchen & Polandia)
Cristiano Ronaldo (Juventus & Portugal)
Sadio Mane (Liverpool FC & Senegal)

Ada beberapa fakta menarik tentang hasil voting, Tim terbaik dini. Bagi Cristiano Ronaldo misalnya, di mana ia kini total sudah 14 kali terpilih masuk dalam daftar ini. Kemudian ada yang baru pertama kali seperti Alexander-Arnold, De Ligt, Frenkie De Jong dan Robert Lewandowski. Matthijs De Ligt juga menjadi pemain termuda dalam daftar ini.

Sedangkan Lionel Messi baru 11 kali masuk dalam daftar ini, masih kalah dari rival abadinya Cristiano Ronaldo. Namun tentu saja masih ada waktu beberapa tahun lagi bagi Messi untuk menyamai atau melampaui rekor mega bintang Portugal tersebut.