Jika Sukses Juara Piala FA, Arsenal Wajib Pertahankan Arteta

Legenda Arsenal, David Seaman berharap manajemen Arsenal tetap mempertahankan Mikel Arteta di kursi manajer musim depan. Apalagi, jika pria asal Spanyol tersebut mengantarkan klub jadi kampiun FA Cup musim ini.

Mikel Arteta direkrut Arsenal pada awal tahun ini untuk menggantikan Unai Emery yang didepak beberapa pekan sebelumnya.

Dibawah arahan sang mantan pemain, Arsenal tampak tidak mengalami perubahan yang signifikan, terutama dari segi hasil. Tapi dari segi performa, The Gunners tampak sedikit membaik.

Hanya saja, pada akhirnya hasil yang menjadi patokan, Arsenal gagal finish di zona Eropa. Pada klasemen akhir, Aubameyang dkk hanya menduduki posisi ke-8 dengan koleksi tak lebih dari 56 poin.

Meski begitu, Arsenal masih berpeluang bermain di ajang Liga Europa musim depan, dengan syarat mereka harus mengalahkan Chelsea di final Piala FA yang akan berlangsung akhir pekan ini.

Menurut David Seaman, pertandingan ini akan sangat berat bagi Arsenal dan wajib dimenangkan. Bukan karena lawan yang akan dihadapi, tapi karena itu adalah satu-satunya jalan yang tersisa untuk mengantongi tiket ke Liga Europa musim depan.

“Ini pertandingan besar bagi Arsenal. Kami membutuhkannya lebih dari Chelsea karena kami membutuhkan tempat Eropa itu,” ucapnya pada PA Agency.

Andai berhasil menang, David Seaman mengklaim bahwa wajib bagi Arsenal untuk mempertahankan Mikel Arteta di kursi manajer. Tak hanya itu, dia juga meminta pihak klub untuk mendatangkan para pemain yang dibutuhkan Arteta.

“Untuk melakukan apa yang telah ia lakukan, saya pikir ia telah melakukan pekerjaan yang hebat dan itu sebabnya klub dan dewan perlu mendukungnya,”

“Mereka perlu membeli pemain yang ia inginkan. Ia tahu apa yang ia lakukan, ia akan tahu apa yang ia inginkan dan mudah-mudahan, ia bisa mendapatkannya,” ucap Seaman.

Tugas Mikel Arteta cukup berat untuk bisa menjadi juara Piala FA musim ini, pasalnya Arsenal sedang mengalami krisis pemain di lini belakang. Mereka tak akan bisa memainkan Pablo Mari, Calum Chambers, dan Shkodran Mustafi.

Pertandingan tersebut rencananya akan berlangsung pada Sabtu malam WIB, 1 Agustus 2020

Stefano Pioli Bertekad Bawa Milan Sapu Bersih Sisa Laga Musim Ini

Usai resmi mendapatkan kontrak baru dari AC Milan, Pioli kini bertekad membawa Rossoneri memenangkan tiga laga sisa di ajang Serie A Italia musim ini.

Sebelumnya, nasib Stefano Pioli memang sempat jadi teka-teki, hal ini terkait dengan rencana klub merekrut Ralf Rangnick pada musim panas mendatang.

Meski rumor tersebut terus menggema, Stefano Pioli sama sekali tak terganggu. Juru taktik berusia 54 tahun tetap professional, bahkan dia berhasil mendongrak performa AC Milan pasca-restart akibat pandemi virus corona.

Sejak Serie A Italia digulirkan lagi, Rossoneri tak tersentuh kekalahan dari total sembilan pertandingan dengan rincian 7 kemenangan dan 2 hasil imbang. Terbaru, AC Milan berhasil menang atas Sassuolo dinihari WIB tadi (22/07) dengan skor akhir 2-1.

Dengan kemenangan tersebut, AC Milan pun kini menduduki peringkat ke-5 pada klasemen serie A Italia. Nah, jika terus berada di peringkat tersebut, secara otomatis Rossoneri bakal bermain di ajang Liga Europa musim depan.

Dengan kinerja apik yang ditunjukkan Ibrahimovic cs, AC Milan lantas memberikan apresiasi kepada pelatih Stefano Pioli, mengganjarnya dengan kontrak anyar berdurasi dua tahun.

Kontrak baru ini membuat Pioli girang bukan kepalang, dia pun menjanjikan kemenangan di tiga pertandingan terakhir Serie A Italia musim ini demi memperbesar peluang lolos ke panggung Eropa musim depan.

“Saya sangat senang. Saya sudah tahu beberapa hari lalu akan menandatangani kontrak baru, dan mendapatkan kesempatan untuk memimpin klub bergengsi dari awal, tim yang saya tahu memiliki kualitas dan dapat berkembang,”

“Saya jelas sangat senang. Sekarang adalah masa depan kami dan kami harus fokus pada tiga pertandingan berikutnya, karena ada banyak yang harus dilakukan. Kami masih harus memberikan seluruh kemampuan, maka kami dapat memikirkan masa depan mulai 3 Agustus,” kata Pioli.

Sebagai informasi, di tiga pertandingan tersisa musim ini, AC Milan akan berhadapan dengan Atalanta, Sampdoria dan Cagliari. Tentu saja diantara ketiga pertandingan tersebut, melawan Atalanta akan jadi lawan yang berat, mengingat pasukan Marco Giam Paolo tampil cemerlang sejak awal musim.

Masih 3 Tiga Laga Tersisa, Manchester United!

Nemanja Matic berharap rekan-rekannya tidak berkecil hati atas hasil imbang melawan Southampton kemarin. Menurut sang gelandang, peluang masih terbuka lebar mengingat ada tiga pertandingan tersisa untuk diperjuangkan.

Dini hari tadi, Setan merah memang menjamu Southampton dalam lanjutan Premier League pekan ke-35. Di laga tersebut, Manchester United targetkan poin penuh tapi sayangnya mereka hanya mampu meraih satu poin dari hasil imbang 2-2.

Akibat dari hasil imbang ini, Setan Merah terpaksa tetap berada di peringkat ke-5 pada klasemen sementara Premier League. Padahal jika mereka menang, pasukan Ole Gunnar Solskjaer akan langsung naik ke peringkat ke-3, melewati dua tim sekaigus Leicester City dan Chelsea.

Tentu saja ini sangat mengecewakan, tapi bagaimanapun Manchester United harus tetap menegakkan kepala.

“Kami harus tetap menegakkan kepala kami,” ujar Matic kepada MUTV.

Mantan pemain Chelsea ini menegaskan bahwa saat ini Manchester Untied masih punya harapan, karena faktanya ada tiga pertandingan lagi untuk diperjuangkan. Setan Merah wajib menang dalam laga berikutnya melawan Crystal Palace.

“Kami masih memiliki tiga pertandingan yang tersisa. Pertandingan berikutnya adalah melawan Crystal Palace pada hari Kamis. Jika kami memenangkan ketiga pertandingan sisa itu, maka kami akan lolos ke Liga Champions Eropa.” Tandasnya.

Memang saat ini, Manchester United berada di peringkat ke-5 pada klasemen sementara dengan tertinggal satu poin dari Chelsea yang ada di posisi ke-3. Jika The Blues terpeleset, praktis MU akan mengambil alih empat besar.

Tapi, Nemanja Matic meminta rekan-rekannya untuk tidak bergantung pada hasil akhir tim lain.

“Kami harus tetap positif dan tetap bekerja keras hingga akhir musim nanti. Segalanya berada di tangan kami saat ini, sehingga kami harus pulih dengan segera.” ujarnya.

Adapun, Setelah menghadapi Crystal Palace, Setan Merah langsung bersiap diri menghadapi Chelsea di babak semifinal Piala FA. Jadwal padat ini dipercaya akan mengganggu performa pasukan Ole Gunnar Solskjaer.

Chelsea juga menghadapi laga-laga berat di sisa musim ini, termasuk diantaranya menghadapi sang juara kompetisi, Liverpool. Jadi, menarik untuk melihat persaingan di empat besar ini.

Jadon Sancho? Begini Jawaban Ole Gunnar Solskjaer

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi transfer yang belakangan ini terus mengaitkan tim asuhannya dengan winger muda Inggris, Jadon Sancho.

Tanggapan itu diberikan sang pemain lewat sebuah wawancara untuk Viasport bersama presenter, Jan Aage Fjortoft. Ketika membahas tentang rencana transfer musim panas ini, Jan Aage sedikit menyebut nama Jadon Sancho yang sedang bersinar di Dortmund.

Menariknya, pelatih asal Norwegia itu hanya tertawa dan mengaku tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut.

“Ha ha. Saya sebetulnya sangat jago matematika, tapi kali ini, saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu Jan Aage. Ada banyak pemain bagus di banyak tim. Kenapa harus Dortmund?” kata Soslkjaer, dikutip dari Manchester Evening News.

Manchester United belakangan ini kerap kali dikaitkan dengan Jadon Sancho. Borussia Dortmund sendiri diyakini tidak akan menghalangi kepergian mantan jebolan akademi Manchester City tersebut andai memang ada yang bersedia membayarnya 100 juta Poundsterling.

Memang, Jadon Sancho dibanderol dengan harga tinggi mengingat yang bersangkutan tampil gemilang dalam dua musim terakhir. Contohnya musim ini, sang pemain mencatatkan 17 gol dan 17 assist dari total 32 penampilan di ajang Bundesliga Jerman.

Tapi, angka tersebut terbulang tinggi bahkan untuk tim sekelas Manchester United. Pasalnya, saat ini kondisi finansial klub sedang terganggu oleh Pandemi Virus Corona.

Karena alasan tersebutlah pelatih Ole Gunnar Solksjaer mengaku akan berhati-hati dalam mengambil keputusan di bursa transfer mendatang.

“Saya pikir bursa transfer nanti akan menjadi situasi yang lebih tenang dari sebelumnya.”

“Saya pikir banyak klub harus berhati-hati untuk tidak menghabiskan terlalu banyak uang. Anda mungkin masih tidak tahu berapa banyak klub yang telah kehilangan aset secara finansial selama pandemi ini. Padahal itu sudah terjadi belakangan ini,” ucap manajer asal Norwegia itu.

Memang, pandemi Virus Corona ini sempat membuat kompetisi tertunda selama tiga bulan terakhir. Liga baru bergulir sejak pertengahan Juni kemarin, namun tetap saja klub-klub tidak bisa mendapatkan pendapatan dari penjualan tiket penonton.

Pasalnya, masyarakat tidak diizinkan pergi ke Stadion untuk menonton tim kesayangan mereka bermain.