Griezmann Enggan Bahas Rumor Masa Depannya

Griezmann Enggan Bahas Rumor Masa Depannya

Penyerang Tim Nasional Prancis, Antoine Griezmann, menolak untuk membahas masa depannya yang belakangan ini memang jadi perbincangan sejumlah media Eropa. Menurut mantan pemain Real Sociedad tersebut, tidak etis rasanya membahas hal itu selepas mengantarkan Atletico Madrid juarai Liga Europa.

Griezmann Enggan Bahas Rumor Masa Depannya

Sebagaimana diketahui, Antoine Griezmann memang jadi perbincangan sejumlah media Eropa belakangan ini terkait dengan masa depannya bersama Atletico Madrid. Banyak yang mengklaim bahwa Griezmann benar-benar akan meninggalkan Wanda Metropolitano pada bursa transfer musim panas mendatang.

Adalah salah satu rival utama Atletico Madrid di Spanyol, Barcelona yang dipercaya akan mendapatkan servis pemain Tim Nasional Prancis ini. Indikasi kepindahannya menuju Camp Nou terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Griezmann sendiri baru saja berhasil mengantarkan Altetico Madrid menjuarai Liga Europa musim ini setelah mencetak sepasang gol dalam pertandingan final melawan Olympique Marseille, Kamis (17/05) waktu setempat. Selepas pertandingan tersebut, Griezmann mendapatkan pertanyaan terkait isu masa depannya, namun pemain Prancis itu enggan berkomentar.

Hal tersebut karena menurutnya, bukan saat yang tepat untuk membahas masa depan setelah mengantarkan Atletico Madrid menjuarai Liga Europa.

“Ini bukan saatnya membahas masa depan saya, saya harus menikmati gelar ini, dan merayakannya dengan fans, Kenyataannya ini adalah mimpi untuk saya, memenangkan trofi bersama Atletico, dengan [Diego] Simeone dan teman-teman serta rekan setim saya.”

“Perasaan Anda terhadap klub menguat setiap laga, setiap tahun. Saya sudah berada di sini selama empat tahun, dan saya menikmati hari ini dengan fans, orang-orang di klub ini, hubungan saya dengan mereka kuat, itu sebabnya saya memberi segalanya di lapangan.” kata Griezmann pascalaga.

Jack Wilshere Kecewa Tak Masuk Skuat Piala Dunia 2018

Jack Wilshere Kecewa Tak Masuk Skuat Piala Dunia 2018

Satu lagi pemain yang tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah namanya dipastikan tidak terdapat dalam daftar skuat Tim Nasional Inggris untuk ajang Piala Dunia 2018 mendatang, sosok tersebut adalah gelandang Arsenal, Jack Wilshere.

Jack Wilshere Kecewa Tak Masuk Skuat Piala Dunia 2018

Sebagaimana diketahui, pelatih Tim Nasional Inggris, Gareth Southgate, memang telah mengumumkan daftar 23 nama pemian yang diberangkatkan ke Rusia untuk bermain di ajang Piala Dunia 2018 mendatang. Nama Jack Wilshere dipastikan tidak ada dalam daftar tersebut.

Pelatih Gareth Southgate lebih memilih Ruben Loftus-Cheek dan Fabian Delph, melengkapi komposisi lini tengah bersama dengan Jordan henderson, Eric dier dan Dele Alli. Ada yang menyebut bahwa keputusan tersebut adalah karena fakta bahwa yang bersangkutan rentan terhadap cedera.

Namun, Wilshere sendiri faktanya sedang dalam kondisi fit, dia bahkan bermain di 38 pertandingan bersama Arsenal musim ini. Sang pemain merasa sangat prima untuk dimainkan di ajang Piala dunia 2018 mendatang, karena alasan tersebutlah jack wilshere tidak terima dengan keputusan Gareth Southgate.

“Sekarang waktunya saya untuk berkata, Tak perlu dikatakan lagi bahwa saya sangat kecewa untuk dilewatkan dari skuat Inggris untuk Piala Dunia. Saya merasa fit, tajam dan kuat di sepanjang musim dan yakin bahwa saya harusnya masuk skuat!”

“Saya bisa saja memberi impak [untuk Inggris]. Meski begitu, saya harus menghormati keputusan manajer dan ingin mendoakan skuat tersebut yang terbaik di turnamen nanti. Saya akan selalu menjadi suporter Inggris dan akan mendukung para pemain bersama masyarakat.” Wilshere dalam pernyataannya di Twitter.

Adapun berdasarkan hasil undian babak group, Inggris akan tergabung dalam group G bersama dengan Panama, Tunisia dan Belgia.

Messi Berharap Argentina Bisa Tiru Jerman Soal Regenerasi

Messi Berharap Argentina Bisa Tiru Jerman Soal Regenerasi

Bintang utama Barcelona, Lionel Messi berharap agar Argentina bisa mencontoh Jerman dalam hal regenerasi pemain muda, sebagaimana dalam waktu dekat ini mungkin akan ditinggalkan oleh para pemain senior, tak terkecuali Lionel Messi sendiri.

Messi Berharap Argentina Bisa Tiru Jerman Soal Regenerasi

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Argentina telah berhasil melangkah ke ajang Piala Dunia 2018 mendatang setelah finish di peringkat ke-3 pada klasemen akhir Zona Conmebol. Namun Argentina sebenarnya harus sudah mempersiapkan para pemain muda, mengingat sebagian besar pemain mereka di tim utama saat ini sudah memasuki usia senja.

Lionel Messi misalnya, Kapten sekaligus pentolan utama Argentina tersebut sudah berusia 30 tahun, kemudian juga ada Higuain, Angel di Maria, dan beberapa nama lainya yang sudah tak lagi muda. Kemungkinan besar, Piala dunia 2018 mendatang akan jadi piala dunia terakhir bagi para pemain tersebut.

Sedangkan Tim Nasional Jerman punya banyak sekali opsi alternatif pemain di berbagai lini, mereka kebanyakan masih sangat muda dan siap jadi tonggak masa depan Der Panser. Sebut saja Mario Gotze, Ter Stegen, Leroy Sane, dan masih banyak lagi yang memiliki perjalanan karir cukup panjang.

Karenanya, Lionel Messi berharap agar Argentina bisa sepenuhnya mencontoh Jerman dalam hal regenerasi pemain muda.

“Saya harap kami [Argentina] bisa meniru Jerman dan bekerja seperti mereka. Mereka terus bekerja untuk jangka panjang dan meremajakan tim di waktu yang tepat. Mereka bahkan sudah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia [2022 di Qatar].”

“Mereka punya gaya berbeda dalam mempersiapkan diri, membiarkan orang-orangnya bekerja dan menilai apa yang mereka lakukan.” Demikian kata Messi kepada reporter.

Di Piala Dunia nanti, Argentina tidak terundi satu grup bersama Jerman, akan tetapi bisa dikatakan kedua tim adalah salah satu tim favorit pada kompetisi empat tahunan tersebut.

Neymar Tidak Akan Menangkan Apapun Jika Bertahan di PSG

Neymar Tidak Akan Menangkan Apapun Jika Bertahan di PSG

Rumor kepindahan Neymar dari paris Saint-Germain semakin diperpanas oleh salah seorang Legenda Sepakbola Brazil, Rivaldo. Menurut mantan pemain Barcelona ini, penerusnya tersebut tidak akan mampu memenangkan gelar juara bergengsi jika tetap berkostum klub Prancis.

Neymar Tidak Akan Menangkan Apapun Jika Bertahan di PSG

Neymar yang telah berusia 25 tahun bergabung dengan Paris Saint-Germain dari Barcelona pada bursa transfer musim panas kemarin. Yang bersangkutan ditebus lewat kocek tak kurang dari 222 Juta Euro, dimana angka tersebut menjadikan bintang Brazil sebagai pemain termahal dalam sejarah sepakbola.

Musim pertama Neymar bersama dengan Les Parisiens terbilang cukup memuaskan, dengan mengemas 30 gol di semua ajang. Sayang, catatan itu terhenti sejak akhir Februari lalu, sebagaimana yang bersangkutan mendapati cedera ACL dalam pertandingan melawan Olympique Marseille di ajang Ligue 1.

Terlepas dari cedera tersebut, banyak klaim yang menyebut bahwa Neymar tidak benar-benar bahagia dengan karirnya bersama Paris Saint-Germain. Beberapa faktor mendasari hal tersebut, termasuk diantaranya hubunngan dengan sejumlah pemain lain yang tak harmonis.

Beberapa kali, Neymar diisukan bakal hengkang dari PSG pada musim panas nanti, namun Presiden Nasser al Khelaifi yakin 2000 persen bintang Brazil tersebut akan bertahan. Hanya saja, Rivaldo yang seolah memperpanas isu transfer Neymar menilai sukssornya tidak akan mampu memenangi gelar bergengsi jika bertahan di klub Prancis.

“Jika Neymar tidak meninggalkan PSG, dia tidak akan memenangkan gelar penting, Terutama Liga Champions, yang menjadi kompetisi paling penting. Level Ligue 1 di bawah La Liga dan Liga Primer dan dia sekarang bermain bersama klub tanpa sejarah.” ujarnya di Gazzetta dello Sport.

Masa depan Neymar memang menarik untuk dijadikan spekulasi transfer namun dia sedang bekerja keras untuk memulihkan kondisi agar bisa memperkuat Brasil di Piala Dunia mendatang.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!